Video jalan rosak, pencipta kandungan ini ‘diamuk’ keluarga ketua desa

180

Pencipta kandungan dipercayai dimarahi oleh keluarga Ketua Desa Panggalih, daerah Cisewu, Garut, Jawa Barat selepas video berkaitan jalan rosak dimuatnaik di media sosial. 

Video berdurasi kira-kira 47 saat yang dimuatnaik pemilik akaun Facebook Holis Muhlisin itu menunjukkan dirinya dimarahi oleh dua lelaki dan seorang wanita yang didakwa merupakan isteri kepada ketua kampung kawasan tersebut.

Kemarahan itu dipercayai berpunca daripada beberapa kandungan yang dimuat naik oleh Holis berkaitan keadaan jalan kampung yang rosak serta kritikan terhadap pembangunan dan pengurusan desa.

Berdasarkan video temuramah Holis bersama Gabenor Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dia menjelaskan dirinya dimarahi oleh keluarga berkenaan hampir dua jam.

@officialokezone

Konten Kreator Holis Muhlisin tampak dimarahi dua pria dan seorang istri kepala desa, karena unggahannya mengenai kondisi jalan desa dan pengelolaan pemerintahan. Muhlis mengaku sempat ditampar dan dipukul, namun tidak melapor ke polisi karena merasa sudah lebih dulu dilaporkan terkait kritiknya di media sosial. Menanggapi viralnya video intimidasi itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Kepala Desa Panggalih, aparat desa, dan masyarakat segera melakukan rekonsiliasi serta memperbaiki pembangunan. Dedi menegaskan, aparat pemerintah harus menerima kritik dengan lapang dada, tidak melakukan intimidasi, dan menjadikan masukan warga sebagai dorongan untuk memperbaiki pelayanan publik. #okezonecom #news

♬ original sound – Okezone – Okezone

“Mungkin mereka tidak terima dengan kritik dan syarat, terus posting tentang jalan rosak,” jelasnya menambah menemui keluarga ketua kampung itu secara baik.

Pihak keluarga ketua kampung itu dilaporkan berasa terkesan dan terhina dengan kandungan tersebut.

Video berkenaan dikongsi semula oleh ramai pencipta kandungan dan selebriti media sosial dan mendapat pelbagai reaksi daripada netizen yang rata-ratanya kesal dengan tindakan keluarga berkenaan terhadap warga yang menyuarakan kritikan melalui media sosial.

Menjawab mengenai video tular tersebut, Ketua Daerah Garut, Abdussy Syakur Amin memaklumkan bahawa isu tersebut kini dalam perhatian kerajaan daerah.

“Mungkin cara penyampaiannya kurang disenangi sehingga menimbulkan reaksi daripada pihak keluarga. Kami sudah cuba melakukan rundingan melalui pihak pegawai daerah,” katanya. 

Sehingga kini, video tersebut masih tersebar luas di media sosial dan menjadi perhatian umum berkaitan isu kebebasan bersuara serta ketelusan dalam pembangunan desa.

@holis.muhlisin_

#holismuhlisin#holissekarang #klarifikasikepaladesapanggalih

♬ suara asli – Holis Muhlisin – Holis Muhlisin

APA KATA ANDA?

Please enter your comment!
Please enter your name here